Manifesto Kemerdekaan Pers dan Video Porno Metro TV

Di tengah wacana soal infotainment, muncul manifesto Kemerdekaan Pers 2010 yang dibuat PWI. Dalam siaran pers No. : 919/PWI-P/LXIV/2010 tertanggal 19 Juli 2010, 50 nama wartawan tercantum sebagai penandatangan manifesto itu.

Menurut mereka, kebebasan dan kemerdekaan pers sedang terancam, setelah KPI memberi sanksi pada Metro TV (atas tayangan video porno yang tidak dikaburkan visualnya). Continue reading

Buku Standar Kompetensi Wartawan

Masalah jurnalisme di Indonesia cukup banyak, salah satunya mutu jurnalis atau wartawannya. Banyak keluhan warga soal kompetensi dan integritas jurnalis. Merespon hal tersebut, Dewan Pers bersama organisasi wartawan, dan para praktisi media dan akademisi telah merumuskan Standar Kompetensi Wartawan. Untuk membacanya lebih lanjut, silahkan unduh Buku Standar Kompetensi Wartawan versi pdf-nya pada link berikut; pengantar, isi buku.

Kinerja kian Meningkat dengan Sistem Online

Pengalaman PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung mengefektifkan potensi teknologi informasi 


Perasaan gundah masih membuat sesak dada Ida Rosida. Warga Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, yang juga menjadi petugas loket pembayaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja Kabupaten Bandung itu belum bisa menepis duka melihat korban tewas dan luka serta kerusakan berbagai bangunan akibat gempa yang mengguncang kawasan selatan Provinsi Jawa Barat, tak terkecuali Pangalengan. Continue reading

Dari Gajah, Beruang hingga Raflesia

Yusuf Ibrahim menggendong tabung pralon sepanjang dua meter yang tersumbat di satu ujungnya. Ujung lainnya menyerupai laras meriam. Dia memasukkan butiran karbit bercampur air ke dalam tabung, lalu memercikkan api dari koreknya. Bom!

“Ini meriam untuk menghalau gajah,” kata Yusuf, warga Desa Buket Keumuneng di Kecamatan Teunom, Aceh Jaya. Gajah sumatra (Elephas maximus sumatranensis), salah satu mamalia unik Indonesia, masih berkeliaran di sini dan kadang merusak ladang desa-desa. Continue reading

Menambah Nilai Kehidupan Desa

Hari Minggu di akhir Juni silam, saya mengunjungi Kota Garut. Dari Jakarta, saya pergi saat mentari baru terbit. Sampai di Kota Garut, matahari belum berada tepat di atas kepala. Setidaknya pejalanan dari Jakarta ke Garut ditempuh sekitar empat jam. Siang  itu saya menuju kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Priangan. Pada masa lalu Bakorwil adalah pembantu gubernur yang mengkoordinasikan pembangunan beberapa kabupaten/kota dalam satu wilayah karesidenan. Di sana saya menjumpai ratusan pelajar Garut yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri. Continue reading

Menumbuhkan Peluang pada Iklim yang Berubah

Vitalis, warga Bomaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku menghidupi keluarganya dari bertani sayuran.

Vitalis, warga Bomaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku menghidupi keluarganya dari bertani sayuran.

Perubahan iklim sangat berbahaya bagi masyarakat miskin dan masyarat pesisir di berbagai belahan dunia. Begitu juga denbgan masyarakat di Indonesia yang terdiri atas jutaan pulau-pulau. Pada pulau-pulau terpencil, perubahan iklim sangat terasa dampaknya. Hujan yang tak tentu datangnya membuat mereka mengalami kerawanan pangan. Untuk memperoleh hasil laut terhadang ombak besar. Dan untuk bercocok tanam tergantung guyuran hujan.  Continue reading