Rumah Pena, “Kampus Alternatif” di Cirebon

SENIN sore 11 Februari 2008, suasana tidak biasa begitu terasa di Jln. Dr Sudarsono Kota Cirebon, tepatnya di Rumah Pena. Diawali happening Art ruwatan bumi, Art Exhibition (pameran seni) “Out of Box” pun dimulai. Pameran seni rupa itu digelar dari tanggal 11 Februari 2008 sampai 16 Februari 2008 dengan menampilkan karya-karya perupa muda Cirebon. Karya yang dipamerkan meliputi lukisan, digital printing, keramik, instalasi, dan video art.

Uniknya, mereka yang datang pada acara ini bukan hanya kalangan seniman. Akan tetapi termasuk kalangan awam yang tertarik pada sudut keramaian di lokasi acara. Hal ini suatu yang positif, mengingat Cirebon terkesan kota yang sepi dalam apresiasi terhadap kreativitas.

Sehari sebelum pameran seni rupa dibuka, Rumah Pena juga dikunjungi puluhan orang, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga guru-guru dan dosen di Cirebon. Mereka mengikuti diskusi yang digelar Komunitas Penulis Kaki Lima Cirebon. Minggu siang 10 Februari 2008 itu, Rumah Pena menggelar obrolan “Cara Mudah Menjadi Penerbit Mandiri”.

Obrolan yang berlangsung selama tiga jam itu membahas berbagai hal penerbitan buku, mulai dari cara menulis, proses editing, layout, hingga langkah terakhir yaitu mencari distributor yang akan memasarkan hasil tulisan serta menghitung harga jual yang tepat di pasaran.

Pada Sabtu, 16 Februari 2008, saat belasan orang sibuk mempersiapkan prosesi penutupan pameran seni rupa, beberapa orang punya kesibukan sendiri di sudut Rumah Pena. Dengan satu komputer, mereka mencoba puluhan CD dan mengemasnya kembali. Mereka adalah pegiat Komunitas Teknologi Informasi Cirebon atau Cirebon IT Community (CITC) yang bermarkas di Rumah Pena.

Siang itu CITC akan bertamu ke kampus STIKOM Poltek Cirebon. Setiap bulan, CITC berkunjung ke sekolah dan kampus di Cirebon. Sebelumnya mereka mengunjungi SMKN 1 Kedawung dan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) untuk memperkenalkan Xintren.

Xintren, sebuah distro linux beraroma Cirebon merupakan satu karya komunitas teknologi informasi itu. Dengan sekeping CD Xintren, siapa pun dapat menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan komputer secara legal.

Perupa senior Cirebon Achies Musyafa senang dengan digelarnya pameran itu. Pasalnya, di tengah tidurnya para seniman dan perupa, akhirnya berhasil digelar sebuah pameran di Cirebon. “Apalagi dengan temanya ‘Out of Box’, yang menandakan sebuah kebebasan. Bebas berkarya di luar batas-batas yang selama ini berlaku dalam jenis kehidupan,” ungkapnya.

Pameran seni rupa itu juga disertai workshop video dan screening video karya pelajar SMA di Cirebon. Workshop itu difokuskan pada penggunaan media video sebagai media alternatif dari kreatifitas pelajar.

Alternatif

Nico Broer, perupa yang berpameran, mengatakan di Cirebon sangat susah untuk mencari tempat berkarya dan memperkenalkan karya kepada publik. “Rumah Pena menjadi tempat yang menarik ketika terbuka bagi kami untuk menyentil warga Cirebon dengan berbagai karya,” katanya.

Kampus-kampus di Cirebon dan Gedung Kesenian yang megah, ungkap Nico, sangat tertutup dan memiliki birokrasi yang rumit bagi seniman muda Cirebon. “Hanya Rumah Pena yang ramah dan menjadi kampus alternatif bagi kami untuk berkarya,” ucap Agus.

Rumah Pena merupakan sebuah arena berkegiatan alternatif di Cirebon. Hingga kini, Rumah Pena yang didirikan oleh Farid Gaban, mantan wartawan Tempo itu diisi oleh berbagai komunitas di Cirebon. Kelompok Penulis Kaki Lima, Komunitas Teknologi Informasi Cirebon, Klub Foto, Klub Film hingga Komunitas Pekerja Bersepeda (Bike2Work).

“Rumah Pena dibuat untuk menampung berbagai komunitas di Cirebon.Dengan suasana dan fasilitas seadanya, kami ingin warga Cirebon saling berbagi pengalaman dan berkarya bersama. Sebagai kota budaya, Cirebon harus memiliki banyak ruang berkarya seperti ini,” ucap Farid Gaban.

Secara fisik, Rumah Pena hanya sebuah rumah di Cirebon. Akan tetapi di sana menjadi kampus alternatif tempat berbagi pengalaman, berkarya, dan menampilkan karya warga Cirebon.***

http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=beritadetail&id=12711

27 thoughts on “Rumah Pena, “Kampus Alternatif” di Cirebon

  1. wah,,bagus banget klo da organisasi seperti ini,,saya mau donk gabung,,soalnya saya juga suka nulis,tapi ga tau tempat buat mengapresiasikan tulisan-tulisan saya,,

  2. rumah pena tuh apa sih?boleh ga aku gabung
    /kalau boleh tanya ada ga sih universitas terbuka di cirebon
    /kalau ada kasih tau donk alamatnya????????????aku pengen tau.tolong balas e-mail aku yaaa.thank

  3. ya ada sebuah lembaga yang bagus ini mari kita manfaatkan ….dengan sebaik-baik nya..

    ya semoga bangsa kita agar lebih maju dan melahirkan oraang orang yanmg berguna….

  4. Pingin sekali rasanya di Cirebon ada pameran seni rupa modern/ kontemporer (bisa lukisan, patung, atau seni instalasi, dll). Kapan ya?..Bikin karya dulu kali ya baru pameran..(Wong Cirebon, Alumni FSRD-ITB, Seni Murni. pada mendi kih..?)

  5. Hii… Brow, lama tak bersua terakhir aku ikutan moto model bareng kalian yang di adakan oleh grapari telkomsel crb. Pngn maen k seke rumah pena so g sbk terus niech… Klo ad hunting kbr-kbri ath… Kyknya orang kuningan dkt yang ikut yah..

  6. The publish is definitely the freshest on this precious topic. I concur with your conclusions and can eagerly stay up for your future updates. Saying thanks will not just be satisfactory, for the fantastic lucidity in your writing.

  7. Salam hangat dari Venus Bali Tour,apabila akan mengadakan wisata liburan ke Bali kami bisa membantu/mempermudah fasilitas transportasi,hotel,dan keliling Bali seperti kuta,tanah lot,bedugul dll…trimakasih

    Salam Anna_venus Bali info lebih lanjut:
    hub:08563812228/0361729041
    e-mail:Anna_venus@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s