Semua Siswa SMA di Indramayu Gadis!

Mendapat kabar bahwa Bupati Indramayu ingin menggelar Tes Keperawanan Siswa membuat saya kesal. Begitu juga dengan sikap Kepala Dinas Pendidikan Indramayu yang mengamini kehendak bupatinya. Apa tidak ada masalah lain yang lebih penting untuk diurus?

Keinginan bupati itu terkait dengan beredarnya rekaman video aktivitas dua siswa SMU di Indramayu. Tapi untuk “mendidik” semua siswa di Indramayu agar tidak mengikuti aksi rekannya itu tidak dengan melakukan tes keperawanan. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membina para siswa.

Tes keperawanan pada siswa akan menimbulkan masalah baru. Kemudian tes itu sangat tidak adil. Ia hanya dapat dilakukan kepada siswa perempuan. Sedangkan siswa pria bebas melenggang. Lalu jika sudah diketahui jumlah dan identitas siswa yang tidak perawan mau diapakan? Apa akan membuat semua siswa tidak merekam aktivitas erotisnya?

Tingkatkan kesejahteraan rakyat Indramayu. Sekolah harus bebas biaya. Dan bagi siswa berprestasi disediakan berbagai hadiah dan penghargaan.

Stop wacana tes keperawanan siswa! Semua siswa perempuan di Indramayu adalah gadis. Karena ia belum menikah.

47 thoughts on “Semua Siswa SMA di Indramayu Gadis!

  1. – Lalu jika sudah diketahui jumlah dan identitas siswa yang tidak perawan mau diapakan? <— yg ketauan gak perawan.. selanjutnya “mungkin” akan di “tes langsung” oleh bupatinya sendiri kali.. *parah bener tuw bupati…*
    – Stop wacana tes keperawanan siswa! Semua siswa perempuan di Indramayu adalah gadis. Karena ia belum menikah. <— sepakat ! btw… gadis yg perawan ataw gadis bukan perawan..?? :D… gak peduli.. yg penting belum menikah !

    Salam kenal..

    Peace, Love `N Harmony !

    <—

  2. Pingback: Sastra dan Anomali Sosial Generasi Muda Masa Kini « JALUR LURUS

  3. Betul kang Asep, Bupati Indramayu lagi kurang enak badan mungkin waktu cetusin ide tes keperawanan. Saya aja yg goblog geleng-geleng kepala pas baca beritanya di koran. Apa ini bupati ga punya teman yang bisa kasih tahu kalo idenya bukan cuma bakal jadi bahan tertawaan tapi juga menyesatkan. Tapi, yah lumayan lah buat bikin forum diskusi di mana-mana jadi rame. Salam hangat, amrie

  4. hehe.. sebagai sesama bupati, saya sangat menyesalkan sikap teman saya tsb.
    setuju seperti kata pak amrie, teman saya itu tidak punya teman. temannya hanyalah semut, bekicot, kerbau, dan rumput yang bergoyang.

  5. Saya sebagai orang indramayu asli setuju-setuju aja apabila harus di adakan tes keperawanan toh hasilnya kgkan disebarluaskan hal ini hanya ingin membuktikan bahwa indramayu masih punya moral, tampa kita sadari citra indramayu emang sangat buruk dari masalah perempun sampai TKW nya ini yang harus kita selesaikan bagi warga indramayu padahal menurut saya indramayu tidak begitu buruk amat masih banyak kota lain yang lebih buruk tapi kenapa cuma indramayu yang tersorot ya…

  6. masalah keperawanan adalah urusan pribadi, selama pada saat melakukan “pemecahan keperawanan” tidak ketahuan orang lain dan tidak merasa berdosa, maka dari itu kalo ada orang yg ingin mengetes keperawanan seseorang, hal itu sydah melanggar HAM (kayak pendekar HAM aja)…

  7. Pengamatan yang disampaikan oleh forum ini sepertinya terlalu berlebihan, mungkin karena salah menafsirkan masalah tes tersebut. Saya sebagai tim kesehatan menyadari betul arti moral manusia sebagai mahluk biopsikososiospiritual. Melihat hal ini jelas seharusnya pemeriksaan tidak hanya dilakukan melalui pengkajian fisik saja, tetapi metode wawancara juga dapat dilakukan melalui pendekatan individu/objek sendiri, dengan begitu laporan yang dihasilkan mendekati kevalidan dalam statistik. Adapun bagi mereka yang benar2 diketahui telah kehilangan statusnya sebagai gadis harus diberikan pengarahan melalui pendekatan keluarga dgn guru BP/BK kemudian dicari solusi terbaik diantara kedua belah pihak tanpa menghilangkan hak atas siswa/i tersebut mendapatkan pendidikanya atau sanksi maksimalnya yang bersifat jera sehingga membuat pelajar lain tidak melakukan hal yang serupa. Pemeriksaan ini seharusnya berlaku juga bagi pelajar pria sehingga tidak terjadi diskriminasi gender. Setiap pemimpin punya cara tersendiri dalam mengatur daerahnya, sebagai masyarakat yang cerdas tidak sepantasnya memberi makian kepada suatu pemimpin atas kebijakan yang telah mendapat dukungan dari rakyatnya, namun kebijakan tersebut harus rasional, dan menurut saya kebijakan tersebut cukuplah masuk akal untuk memperbaiki citra daerah di mata umum. Namun sebagian masyarakat sedikit yang mengerti. Harvery BDG

  8. Klo menurutku sih sah-sah aja kalau masyarakat umum reaktif terhadap isu itu, karena kurang beruntungnya mereka mendapatkan pendidikan. bang Harvery juga seharusnya mendidik masyarakat supaya mengerti tentang tes keperawanan. walaupun ada alternatif poling yang disebar belum tentu hasilnya akurat. karena masyarakat sekarang sudah punya asumsi lain tentang keperawanan. mungkin sedikit yang akan mengaku “Sudah Tidak Perawan Lagi”. dan ada kemungkinan ketidak akuratan seperti contoh kasus di Yogyakarta pernah ada peneltian yang demikian dan mengcap sekian persen mahasiswi D.I. Yogyakarta tidak perawan. padahal kenyataan berkata lain bahkan berlainan arah.
    justru forum seperti ini yang bisa mengungkapkan unek-unek masyarakat.
    pemimpin yang cerdas adalah yang menjaga ucapannya “mulutmu singamu”. jadi wajar ketika pemimpin salah bicara banyak orang bereaksi. apalagi dengan segudang penghargaan yang didapat. bagi saya tidak sepatutnya pemimpin yang mendapat berbagai penghargaan apalagi penghargaan pemimpin yang bermoral tapi kenyataannya ucapannya sudah tidak bermoral.
    saya juga harapkan kepada para pemimpin untuk menjaga omongannya jangan bermulut manis didedap orang banyak nanti akan dikerubuti semut. kalau semutnya baik dia akan masuk dengan tenang jika jahat dia akan menggigit.
    untuk indramayu adalah negri yang carut marut. birokrasi yang rumit dan penuh pemlung didalamnya.
    kalau melihat semuanya dengan obyektif wajar ketika bupati memunculkan pernyataan seperti itu, karena lingkungan sekelilingnya memang seperti itu.

  9. pak yance, periode pertama anda memimpin indramayu sudah bagus tapi anda jangan tersanjung yang melambung sehingga salah ambil kebijakan yg bikin citra indramayu makin miris… saya sebagai orang indramayu ‘gerah’ jg dengan komentar-komentar yg manilai indramayu adalah negri yg carut marut.saya pikir ga juga.Tapi ya…sabar,kadang itu terlalu dibesar-besarkan aja beritanya.

  10. Pak Bupati, saya stuju aja dengan upaya Bapak yang terbilang agak nyleneh itu. Moga-moga memang memiliki tujuan yang mulia yakni ingin menjaga moralitas generasi muda. Tapi gagasan bapak itu harus disosialisasikan dengan baik dan semua memiliki tujuan dan atau maksud yang mulia. Semua siswa yang hendak dilakukan tes dimaksud juga harus memahami maksud yang mulia tersebut. Lebih baik lagi upaya bapak dimaksud harus diikuti dengan penyuluhan-penyuluhan untuk memperbaiki moralitas generasi muda.

  11. Ehm…. test keperawanan…
    klo emang terjadi mungkin banyak yang pelajar atau mahasiswa yang nggak bisa ikut dalam meraih cita2nya. yang di kerenakan gk perawan lagi.

    bukan karena faktor berhubungan dengan orang lain, tapi juga dengan banyak hal yang menyebabkan gk perawan lagi.

  12. Pingback: Kenapa Ke-Perawan-an Menjadi Suatu Ukuran « extremusmilitis imperialism

  13. menurut saya sih stuju2 aja kalau mu ada dia adain test keperawanan. karena saya ga mau anak2 saya nanti bermoral ancur di masa2 sma

  14. Saya adalah orang indramayu asli (wong bongas keh), saya sangat setuju dengan test keperawan.Biar daerah – daerah lain tau kalo indramayu tuh cewe-cewe nya masih PERAWAN! kecuali yang udah jadi jablay.oh ya kalo yang udah jadi jablay tuh BUKAN ORANG INDRAMAYU lg, mereka yang jablay adalah orang dari NERAKA

  15. saya curiga, jangan2 bupatinya bukan orang indramayu, masak kagak tau terkenalnya gadis indramayu di seantero ngri ini.

  16. Aslm.
    Saya heran, kenapa ada yang pro dan kontra, bahkan sangat-sangat kontra. Yang kontra sepertinya : apa malu, apa punya ide lebih bagus, atau jangan-jangan dia yang ‘berjuang’ untuk kehidupan bebas di Indramayu.

    Please lah, kalo berkomentar harus dengan dasar yang benar, bukan suka, senang, untung, rugi, malu, atau perasaan-perasaan yang serba relatif dan kebenarannya dipertanyakan.

    Silahkan, yang mengusulkan agamanya apa, yang kontra apa. Ajaran Islam mengajarkan jauh lebih agung.

    Tak sekadar tes apalagi menolak dengan sangat.
    Hai, mau diapakan masyarakat ini, mau dibuat lebih bebas ? Lebih liberal ?
    Mau dikemanakan anak anak kita ini ?

    Di dalam Islam, seperangkat aturanya lengkap. MUlai gimana pendidikan seks anak, remaja, peraturan media masa yang Islami (tidak seperti sekarang yang norak dan bikin masyarakat lebih tidak cerdas), peraturan bagi pelanggar tegas. Kalau alasan miskin, Islam pun akan ngatur, gimana orang tidak miskin.

    Sekarang kalo ada yang ngomong, nah lho yang pimpinanya islam pun kok hasilnya sama.
    Ya iya lah, kalo pimpinannya islam, apa juga aturannnya pake islam ? Kan tidak. Apalagi kalo pimpinannya islamnya dipertanyakan.

    Kalau pimpinannya juga bener, belum tentu akan bener, kalo rakyatnya juga kayak anda-anda, ada usulah bagus diprotes, karena alasan2 yang tidak mendasar…..

    Jadi yang penting : pemimpinnya islam yang bener, aturannya (sistemnya) islam yang bener, dan RAKYAT yang dipimpinnya juga kudu islam yang bener. Dengan berusaha keras dan certas dan tawaqal, insya Allah akan aman, tentram, sejahtera, nyaman, dan selamat dunia akherat….

    Wslm

  17. wah..wah…wahh….kok jd malah kita yang ribut sendiri di forum ini…..kepriben kien kih ??? kita mencari solusi, debat kusir. Kalo memang mau di adakan test keprawanan, suruh aja bupatinya yang ngetest sendiri yang disaksikan orang tua dari si empunya anak, biar pa bupati tau n ngrasain pegelnya ngetes keprawanan gadis-gadis di indrawayu, pa bupati kok aneh – aneh aja programnya, apa ga ada program yang lebih baik n greget lg yang bisa ngundang antusias masyarakat indramayu ??? apa mau bikin tiap minggu ndatangkan grup musik ternama di alun – alun, atau bikin paggung hiburan di tengah laut tiap minggu di tirtamaya biar para nelayannya pada seneg n lebih giat lg nyari ikanny….ga usah yang neko – neko lah pak, lha wong wis tua bae kok ya macem – macem…kalo dah tua banyakin zikir n ngusahain gimana supaya daerah yang bapak’s pimpin jd lebih maju dari daerah lain….saya yakin kalo daerah bapak bisa lebih maju dari daerah lain, image indramayu jg ga akan seburuk yg sering saya dengar…..dah tua pak, banyak” doa n kudu lebih arif sm masyarakat yang bapak’s pimpin…. kalo berdasarkan data yang pernah saya survey dibeberapa tempat, ternyata para WTS itu banyak yang ngaku – ngaku asal indramayu, jd bapak’s jgn kebakaran jenggot dl n buru – buru ngluarkan statement supaya test keprawanan… okey ???

    salam,

    Ucrit

  18. saya tidak bangga sebagai anak indramayu, saya malu dan juga tidak bangga punya bapak Bupati yang begitu tidak memperdulikan pendidikan Indramayu, sekarang nama Indramayu sudah terkenal sebagai pengekspor wanita, ke manca negara dengan pendidikan yang minim, sehingga banyak menjadi korban perdagangan perempuan dan menyandang gelar PSK. dimana tanggung jawab seorang pemimpin di indramayu (yance). saya ingatkan!! sebagai kaum muslim Bahwa “SEORANG PEMIMPIN AKAN DIMINTAI PERTANGGUNG JAWABAN DI AKHIRAT ATAS KELALAIANYA, DAN YANG PALING BERAT” DARIMANA KAU DAPATKAN HARTAMU DAN KEMANAKAH KAU BELANJAKAN.”

  19. reang kih wong dermayu asli(sumur watu haurgeulis).
    reang setuju apa sing di usulaken ning pa yance,sebab pa yance iku nduweni niat kang baik,yaiku pengen ngerubah pandengan wong sing daerah sejen,yen dermayu ikiu dudu pengexpor telembuk/WTS/PELACUR.bahkan dermayu terkenal RCTI =Rangda Cilik Turunan Indramayu.
    indramayu kotane santri coy.
    kota religius maju mandiri lan sejahtera

  20. wets…. hal ntu bener2 gx logis buat gw..

    stiap individu memiliki prinsip sendiri2

    kita harus menghormati

    sekerang gw ada di indramayu…..

    dan gw bias liat kalo cewek2 indramayu gx begono2 amat

    kalo bupati indramayu ngelakuin ntu

    sama aja tambah mencoreng nama INDRAMAYU sndiri

    knapa gx skalian di JAKARTA,SUKABUMI,BANDUNG, SKALIAN AJA SELURUH INDONESIA

    KALO DAH DI CAP GT SOLUSI YANG ADA SAAT INI

    stiap skul ce harus pake kerudung itu dah lumayan kok

  21. kalau aku sih siapaun jadi pemimpin bagusss. cuman yang susah iman dan ke iklasan memimpinnya susah di dapatkan, kudu harus di sumpah pocong kali sebelum jadi pemimpin

  22. Pusing dah, bnyk siswi2 yg d indramayu yg dah ga perawan lg,
    coMe on girl, keparawan kalian semua itw lebh mahal dr sgala nya,

  23. Q setuju bgt ma kang aziz, sbnr’y indramayu toch religius bgt. Coz wkt kcil q prnh tnggl di indramayu, shri2 pd rjn ke msjd. Bhkan stahu q ada skolh agama gt ps plg sd! Tp ko cwe2’y pd kyk gt y.. Q pndh skolh k jkrt sm rang tua q, Dsni indramayu terknl bgt pelacur’y, smp2 q mlu ngkuin asli indramayu. Coba donk rang indramayu brbuat ssuatu utk ngmbliin image indramayu yg sbnr’y!! Guys yg mo tmnan ma q, add FB q y d princess_vy@rocketmail.com.. Thx!

  24. Akhlak & moral tercermin dr pola pikir manusia yg bermasyarakat
    Klo yg dibicarakan masalah perawan sudah brg tentu pola pikirnx lari kemana !!
    Kembangkan spiritual ajarkan kedisiplinan terapkan etnik ketimuran perhatikan rakyat dgn cra hidup berbeda..bpk bupati pikirkan yg akan bpk lakukan jgn hanx skali..anda bertindak bukan hanya tuk hari ini..bangsa kita bangsa yg beradab..

  25. Pingback: Catatan Sawali Tuhusetya

  26. gw anak im juga ,tapi gw tinggal di jkt
    asli gw im,gw kira anak luar indramayu sama aja cuma
    malah aku liat jablai di jkt banyak yang ngaku dr indramayu padahal lain daerah
    lagian klau gw pulang ke im anak im sopan sopan kok ,gak seperti yang kalian kira.

  27. seharusya hal seperti itu tidak usah dipermasalahkan secara berlebihan,karena masih banyak yang perlu dibenahi dari kota indramayu selain mengurusi masalah keperawanan!
    knp PEMDA tidak membrantas masalah korupsi saja yang masih merajalela di kota indramayu!
    saya sebagai gadis asli indramayu yg msih perawan merasa tersinggung,karena tindakan trsbut sangat mendiskriminasi kaum hawa!
    sdgkan kaum adam malah trsnyum ria,krna mreka tdk mrsa terbebani!!!

  28. bagi org2 yg slalu memndang mring gadis indramayu,tlg lihat dlu keadaan gadis2 yg ada d daerah anda.
    apkah mreka lbih baik dri gadis indramayu??
    mka’a maen dlu k indramayu
    indramayu adlh kota yg religius,damai,& terpelajar!

  29. saya tidak setuju dengan tes keperawana karna itu tlah melecehkan kaum wanita, perawan/ tidaknya wanita itu adalah hak mereka masing2
    tu kan resiko mereka yg tidak perawan lagi, yg penting kita jalani saja hidup kita masing2 dan kita jaga aja anggota keluarga kita
    yg penting kita nnn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s