Agar Petani Menikmati Manisnya Gula

Suasana Sindanglaut, Kabupaten Cirebon pada akhir Mei lalu tampak berbeda dari hari-hari biasa. Pasar malam serta pagelaran seni mewarnai aktivitas warga pada hari-hari tersebut. Aktivitas tersebut merupakan rangkaian dari Selamatan Giling Pabrik Gula Sindanglaut.
Tebu merupakan salahsatu komoditi unggulan Cirebon. Industri gula merupakan salahsatu motor penggerak perekonomian di Cirebon dan sekitarnya. Selain itu industri gula juga mampu menyerap tenaga kerja yang sangat besar. Sehingga warga sekitar pabrik gula ikut bergembira, jika pabrik akan menggiling tebu.

Di Kabupaten Cirebon, lahan tebu yang diolah Pabrik Gula Tersana Baru, Karangsuwung, dan Sindanglaut mencapai lebih dari 8 juta hektar. Itu membuktikan bahwa gula merupakan industri besar yang mampu menyangga kehidupan warga dalam jumlah besar. Dengan lahan seluas itu, gula dari Cirebon mampu menghasilkan ratusan miliar rupiah.

Kebutuhan gula nasional tahun 2007 mencapai sekitar 2,6 juta ton. Dan di pasaran, gula impor masih beredar. Karena produksi gula nasional hanya sekitar 2,3 juta ton.

Dengan kondisi tersebut, industri gula harus terus dipacu untuk memenuhi kebutuhan nasional. Sehingga ketergantungan terhadap gula impor akan hilang. Tentunya, selain menghemat devisa, pengembangan kapasitas produksi gula nasional akan menyerap tenaga kerja yang lebih banyak.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh meneruskan kebijakan impor gula di tahun-tahun mendatang. Pasalnya, potensi lahan dan pabrik gula yang ada, sebenarnya mampu untuk memenuhi kebutuhan produksi dan konsumsi gula nasional.

Kendala dalam meningkatkan produksi gula terletak pada pabrik pengolahannya. Di Cirebon, umur pabrik gula sangat tua, rata-rata berdiri sejak tahun 1830. Menurut Kalla, untuk memenuhi kebutuhan gula nasional tersebut harus rehabilitasi dan rekonstruksi pabrik gula yang ada. Sehingga target swasembada gula bisa segera terlaksana.

Swasembada gula bisa diwujudkan salah satunya dengan merevitalisasi seluruh pabrik gula di Indonesia yang jumlahnya 54 pabrik. Kebutuhan dana untuk itu diperkirakan mencapai Rp5,4 triliun atau Rp100 miliar untuk setiap pabrik.

Dengan melakukan revitalisasi pabrik gula, maka rendemen tebu yang sangat mempengaruhi produktivitas dapat ditingkatkan. Saat ini rendemen tebu pada pabrik gula di Indonesia masih sangat rendah, sekitar 7,5 persen. Padahal dengan menggunakan tebu yang sama, pabrik di Thailand mampu mencapai 13 persen. Bahkan pabrik di Australia bisa memperoleh 16 persen.

Dengan kondisi pabrik tua yang rata-rata rendemen tebunya hanya 7,5 persen menghasilkan gula hingga 2,4 juta ton. Jika mesin-mesin pada pabrik-pabrik gula itu ditingkatkan, harapannya rendemen rata-rata bisa mencapai 9 persen. Sehingga produksi gula dari seluruh pabrik bisa tercapai 2,88 juta ton.

Jika peremajaan mesin-mesin penggilingan pada pabrik-pabrik gula itu diikuti dengan perluasan lahan tanaman tebu, tentunya produksinya akan jauh lebih meningkat. Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Daerah Jawa Barat mengungkapkan bahwa saat ini rata-rata penambahan lahan tebu mencapai 1.000 hektar per tahun. Dengan meningkatnya lahan tebu, selain produksi yang meningkat tentunya akan semakin banyak orang yang menikmati manisnya industri gula.

Upaya pemerintah pusat yang akan merevitalisasi pabrik gula menuju swasembada gula juga harus memberi manfaat kepada rakyat banyak. Selain membantu pabrik, pemerintah juga harus membantu petani tebu. Program pengembangan tebu rakyat harus didukung dengan fasilitas dan dana yang cukup. Agar semakin banyak warga yang dapat menikmati manisnya industri gula Cirebon.***

3 thoughts on “Agar Petani Menikmati Manisnya Gula

  1. bagaimana caranya untuk menjadi anggota pelanggan gula , karena saya belum tau caranya untuk menjadi member.
    untuk itu kami mohon penjelasan dari pihak perusahaan tersebut dan juga kami ingin sekali mencoba sebagai anggota dan juga kami kepingin menjadi distributor untuk memasarkan produk dari perusahaan tersebut, sebelumnya terimakasih atas kesediaan waktunya untuk menjelaskan kepada kami. terimakasih.

  2. Saya masduki di Jambi. saat ini saya telah menjalin kerja sama dengan beberapa PABRIK KELAPA SAWIT yang menghasilkan cangkang sawit untuk pembakaran pengganti BBM. Bila berminat saya siap menjadi suplayer. Hub HP 081373212009

  3. Saya butuh molasse dari pabrik gula, mungkin anda bisa membantu saya, bagaimana cara saya menghubungi perusahaan gula di cirebon yaitu tersana baru, sindang laut dan karang suwung, terimakasih
    khresna widyatmoko
    081329414300

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s