Jakarta Makin Benci Orang Miskin

Lalu lintas di Jakarta memang kacau. Kapasitas jalan sudah tidak mampu menampung banyaknya kendaraan. Awal Tahun 2007 ini Sutiyoso, Gubernur Jakarta, telah memberi kabar buruk bagi pengguna motor. Motor dianggap penyebab kemacetan di Jakarta. Ia akan melarang motor melintasi jalan-jalan protokol di Jakarta, seperti Jalan Sudirman dan Gatot Subroto.

Padahal motor merupakan kendaraan yang murah dan mampu menembus kemacetan di Jakarta. Pengguna motor banyak yang berasal dari kalangan berpendapatan kecil. Kebijakan Sutiyoso untuk melarang motor melintasi kawasan elit sangat berpihak pada orang kaya. Jadi Jakarta semakin membenci orang miskin.

Hari ini polisi mulai akan menindak pengguna motor yang melintas di lajur kanan. Ini merupakan upaya baik dalam membuat ketertiban pengguna motor. Motor bukan satu-satunya penyumbang kemacetan di Jakarta. Yang jelas mobil-mobil yang isinya satu orang merupakan penyumbang kemacetan juga lho…

7 thoughts on “Jakarta Makin Benci Orang Miskin

  1. Saya mendukung transportasi umum yang baik. Saya kerap menggunakan busway. Namun kalau tak ada jalar Busway ke tempat yang saya tuju, pusing juga. Motor pilihan tepat karena bisa lebih cepat dan hemat.

    Oya, urusan 3 in 1 kan tidak mengurangi kemacetan di Sudirman, Thamrin, Gatsu. Karena pengguna joki 3 in 1 yang mampu bayar tetap saja melenggang. Jadi Jakarta emang hanya utk orang kaya.

  2. dulu sewaktu masih kerja di sudirman, saya lebih senang pake busway untuk pergi kemanapun dari kantor. ke glodog, cempaka mas, blok m, pokoknya selama masih dijangkau busway.

    kuncinya adalah mass rapid transport, cepat, mudah, relatif murah, nyaman, dan aman! manajemen trasportasi yang terintegrasi dan berpihak pada rakyat, niscaya merupakan solusi jitu.

    jadi nggak ada kaitannya dengan si kaya dan si miskin.

  3. Kalo saya yang rumahnya di Sentul dan harus tiap pagi ke kantor naik mobil sendirian gmn tuh? yang jelas sih saya ingin public transport yang nyaman dan aman. Perkara tarif ya “Ono rego Ono rupo”. Cuma ya dibikinin parkiran di stasiun pusatnya supaya aman pake bus.

  4. Saya mimpi ibukota pindah ke bogor biar gak kebanjiran dan bogor akan tambah julukan kota ter amburadul karena tambah muacet selain kota sejuta angkot.

  5. yang jelas, kami benci pengendara sepeda motor. Akur deh, kalao motor gak boleh lewat jalan elit. Pengendara sepeda motor tukang buat ketaktertiban di jalan, mau menang sendiri ! kalau merasa jadi orang kecil, ya tahu diri donk.

  6. You cannot consider how lengthy ive been looking for something like this. Scrolled through 5 pages of Google results couldnt find diddly squat. Fast search on bing. There this is…. Really gotta begin utilizing that more usually Thank you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s