Posted by: Asep Saefullah | February 22, 2009

Panduan Penulisan Mata Uang dan Angka

Berikut ini panduan penulisan mata uang dan angka yang Jaringan Berita Pena Indonesia (JBPI) gunakan. Mungkin ada gunanya buat Anda yang kerap bingung menulis mata uang dan angka.

Panduan Penulisan Mata Uang dan Angka

Satuan uang asing (dolar AS mungkin bisa dikecualikan) harus dikonversi ke rupiah. Nama mata uang selalu ditulis dengan huruf kecil, kecuali di awal kalimat.

Contoh:
Nilai tukar rupiah terhadap dolar selalu merosot.
Saya kekurangan koleksi uang baht dan mark Jerman.

Kecuali dolar (aslinya dollar), nama mata uang selalu ditulis bentuk aslinya dan tidak ditulis miring. Misalnya: Mata uang Prancis adalah franc. Mata uang Ekuador adalah sucre. Mata uang Inggris adalah poundsterling.

Jumlah rupiah yang tertentu ditulis dengan lambang “Rp”, tanpa tanda titik. misalnya: Rp 151.350 (bukan Rp.151.350,00)
Jumlah dolar ditulis dengan tanda: Contoh: US$ 1.523 (bukan 1.523 dolar AS) S$ 2.150 (bukan 2.150 dolar Singapura) A$ 3.250 (bukan 3.250 dolar Australia)

Jumlah setengah yang tidak menunjukkan lima persepuluh tidak ditulis dengan angka 0,5. Contoh: bukan 3,5 jam, tapi 3 jam 30 menit; 3.30 menit; 90 menit, atau tiga setengah jam. bukan 7,5 tahun, tapi 7 tahun 6 bulan; 90 bulan, atau tujuh setengah tahun.

Jumlah angka bulat juta, miliar, triliun ditulis dengan huruf. Misalnya: Ibu memberi uang saku Rp 2 juta (bukan Rp 2.000.000).
Penduduk dunia tahun 2020 diperkirakan 5 miliar (bukan 5.000.000.000) orang.

Dengan alasan agar gampang dibaca, jumlah satu ribu sampai sembilan ribu masih ditulis dengan angka. Misalnya: Rp 1.000 bukan: Rp 1 ribu US$ 2.000 bukan: US$ 2 ribu 3.000 yen bukan: 3 ribu yen naik 1.000 persen bukan: naik 1 ribu persen menampung 2.000 orang bukan: menampung 2 ribu orang mengimpor 3.000 ton jagung bukan: mengimpor 3 ribu ton

Untuk jumlah sepuluh ribu ke atas, angka ribunya ditulis dengan huruf. Contoh: Rp 10 ribu bukan: Rp 10.000 A$ 352 ribu bukan: A$ 352.000 125 ribu yen bukan: 125.000 yen jarak 10 ribu kilometer bukan: jarak 10.000 kilometer menampung 20 ribu orang bukan: menampung 20.000 orang mengimpor 13 ribu ton bukan: mengimpor 13.000 ton

Catatan: Untuk angka sepuluh, seratus, seribu, sejuta bisa ditulis fleksibel, misalnya: Jangankan seratus tahun, seribu tahun pun saya akan setia menunggumu. Sayang, sejuta bintang di langit tak bisa menandingi kemilau wajahmu.


Responses

  1. Terimakasih, ini bermanfaat sekali.

  2. sep, imho, penulisan Rp yang bener tanpa ada spasi antara Rp dan bilangannya. Misalnya Rp150.000.

  3. Ok bro!

  4. @ wandi
    Memang ada juga yang biasa menulis tanpa spasi. Ada juga yang menulisnya dengan titik. Kami sepakat bahwa hal itu bukan salah atau benar, tapi soal konsistensi.

  5. ini adalah contoh bagus dari blog. hebat. kapan2 main ya mas ke blog pemula kayak aku. thx

  6. Bung Zamak, alamat blognya mana?

  7. semacam artikel yang bermanfaat. benar, jika bukan KITA orang Indonesia sendiri yang bangga mengunakan bahasa Indonesia, mau siapa lagi?

  8. ini blogku http://www.pengulikkata.blogspot.com. Sebenarnya mau link jadi teman mas asep. tapi masih gaptek. hehehe!

  9. thanksssssssss nech b’manfaat bget bwd qw , , ,

    by_inkdach

  10. mas wandi, keknya setelah Rp harus ada spasi deh… gimana mas asep??


Leave a response

Your response:

Categories