Otak Buntu Menulis (Writer’s Block) kerap terjadi pada siapa saja. Bahkan penulis mahir juga sering menghadapi “writer’s block”–kebuntuan menulis. Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi ini? Berikut sejumlah kiat sederhana:
SIMPAN TULISAN FAVORIT ANDA
Simpan tulisan Anda yang terbagus menurut Anda. Baca kembali ketika Anda menjadi terlalu kritis terhadap diri sendiri sampai tak berdaya menulis. Ini akan mengembalikan rasa percaya diri yang akan mendorong Anda untuk mulai menulis.
UBAH SUDUT PANDANG
Cobalah untuk melihat apa saja yang Anda tulis dari sudut pandang berbeda untuk sementara waktu. Ini akan membuat Anda menilai suatu masalah secara obyektif dan secara kreatif sekaligus, serta memacu dorongan untuk menulis.
AMBIL JARAK
Seringkali Anda harus menyisihkan tulisan secara fisik dan membiarkan alam bawah sadar Anda “mengerjakan” tulisan itu. Pergilah berjalan-jalan, atau mengerjakan apa saja yang lain, dan kembalilah setelah segar.
RUNTUHKAN KERUTINAN
Coba menulis pada waktu yang berbeda dari kebiasaan Anda, makan di restoran tradisional yang baru dibuka, belanja di pasar yang berbeda atau mengambil rute lain ketika pulang ke rumah. Melakukan sesuatu secara berbeda memungkinkan Anda untuk melihat masalah secara baru dan mengeksplorasi pengalaman baru yang tidak pernah Anda lakukan.
GANTI ALAT TULIS ANDA
Jika Anda biasa menggunakan komputer pengolah kata, coba menulis dengan mesin ketik atau tulis tangan.
UBAH LINGKUNGAN KERJA
Temukan tempat baru untuk menulis. Parkir mobil Anda di tempat dengan pemandangan indah dan mulailah menulis. Atau menulislah di taman dekat rumah Anda sekadar untuk membuat perubahan suasana.
BICARALAH KEPADA ANAK-ANAK
Sungguh, cobalah bicarakan topik yang Anda tulis pada anak-anak! Bahkan jika mereka tidak sepenuhnya memahami subyek yang Anda katakan mereka umumnya memiliki pendapat yang unik dan seringkali bisa membantu Anda melihat sebuah topik dari sudut pandang yang sama sekali berbeda.





Kang Asep, nepangkeun, wasta pun abdi Ratih. Membaca posting ini memberi saya pencerahan. Boleh minta izin nge-link blog ini ke blog saya? Hatur nuhun pisan.
By: Ratih on September 26, 2007
at 2:26 am
Mangga Neng Ratih.
Abdi oge mendak elmu ti gelangang olah rasa-na Neng Ratih..
By: asf on October 6, 2007
at 5:04 pm
pencerahan untuk nulis buku…
By: aryo diponegoro on October 14, 2007
at 2:57 am
Assalamualaikum wr.wb
A’ saya mau ytanya tntang menulis yang baik bagaimana????????????
Saya senang dengan ide-ide anda.
terima kasih
By: kasnah on November 8, 2007
at 7:19 am
I waNt bEcOmE LiKe mY faTheR. He iS PubLic fiGuR and hE exelent if the writen. hELp mE anD i’am soRY if mY eNgLiSH laNgUagE mAnY WrOng.
By: aOka on May 5, 2009
at 4:34 pm
makasih atas infonya..
salam dari blogger tidore.
By: kaid on June 6, 2009
at 8:37 am
kang asep saya minta ijin apa boleh artikel kang asep sya kutip dan tentu penyertaan dikutip dr asep.wordpress.com
By: agung on November 1, 2009
at 2:28 am
waduh ternyata memang sulit ya menjadi penulis itu,luas bgt hal2 yang perlu pemahaman apalagi tentang per bahasaan.ga sembarangan ternyata trus gimana klo ide2 itu terus ilang ato lupa?bisa aj ditulis dlu tapi ntar akhirnya ga sistematis dunk hasilnya malah amburadul ga karuan???kan susah nyusunya????
By: dewwi on November 9, 2009
at 3:42 pm