Telah cukup lama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Majalengka mempromosikan “Kertajati Aerocity”. Sebuah Kota Bandara Internasional yang terletak di Majalengka.
Danny Setiawan, Gubernur Jawa Barat pada Desember 2006 mengatakan bahwa pembangunan Bandara Internasional di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka akan dikerjakan mulai 2008. “Saya optimis proyek ini bisa dioperasikan pada 2010 mendatang,” kata Danny, seusai Ekspose Rencana Pembangunan Bandara Kertajati di DPRD Jawa Barat kala itu.
Menurut rencana, bandara seluas 1.800 hektar tersebut akan didukung oleh parasarana industri, properti dan turisme. Semuanya diperkirakan akan menelan biaya senilai Rp25,4 triliun.
Dana yang akan digunakan untuk membangun bandara, menurut Danny, akan diperoleh dari para investor dengan menjalin kerjasama dan perjanjian dengan para pemodal itu.
Megaproyek “Kertajati Aerocity” telah mengantongi berbagai perijinan. Melalui surat nomor 34 Tahun 2005, Menteri Pekerjaan Umum telah memberi restu. Begitu pula dengan Menteri Perhubungan. Pada 2005, Ia telah menerbitkan Peraturan Menteri tentang penetapan lokasi Bandara Kertajati.
Walau telah dijajakan kemana-mana dan bertahun-tahun, sosialisasi pada masyarakat sekitar lokasi masih minim. Dalam sebuah rapat kerja di DPRD Majalengka, Rabu lalu, para wakil rakyat Majalengka mempertanyakannya.
Dalam membangun sebuah kawasan baru, masyarakat yang tinggal di lokasi biasanya tidak diperhitungkan. Selain diberi ganti rugi, pihak pengembang kawasan kerap mengabaikan kelangsungan hidupnya. Padahal tujuan pembangunan yang sesungguhnya adalah memberi manfaat kepada masyarakat.
Tentunya partisipasi masyarakat dalam pembangunan Bandara Kertajati juga perlu dipehatikan. Sosialisasi merupakan langkah awal yang harus dilakukan dengan cermat. Sehingga masyarakat tahu bahwa pembangunan bandara itu wujud dan manfaatnya seperti apa.
Selanjutnya pihak pengembang kawasan juga harus melibatkan masyarakat saat “Kertajati Aerocity” mulai dibangun hingga beroperasi. Jangan sampai masyarakat menjadi penonton yang pada akhirnya berpotensi mengganggu operasional bandara.
Pelibatan masyarakat sekitar Bandara Kertajati dalam operasional “Kertajati Aerocity” kini bukan saatnya lagi hanya basa-basi. Jika 2010, sesuai target gubernur, kawasan tersebut beroperasi saat ini sudah harus dimulai rekayasa sosial. Artinya pengembangan wawasan dan keterampilan warga Majalengka harus disesuaikan dengan kebutuhan Kota Bandara Internasional tersebut.
Itu pekerjaan besar yang membutuhkan waktu cukup lama. Namun jika banyak warga Majalengka memiliki keterampilan yang sesuai tentunya pembangunan bandara akan lancar. Masyarakat akan mendukung sepenuh hati dan proses pembangunan akan mudah.
Namun, jika masyarakat tidak tahu wujud dan peluang keterlibatannya pada Kota Bandara Internasional tersebut masalah akan muncul. Dalam pembebasan tanah akan berjalan alot. Dalam operasional pun akan menggerogoti. Karena mereka hanya menjadi penonton saat “Kertajati Aerocity” beroperasi.****





kita semua berdoa semoga semua program pemerintah untuk kemaslahatan umat dimasa medatang segera terealisasi dengan cepat tepat selamat dan sukses….amin.
By: arman on June 29, 2007
at 8:43 am
ya semoga, pembangunan tidak membuat warga sekitar lokasi tergusur dan tidak memperoleh manfaat dari Kertajati Aerocity.
By: asf on June 30, 2007
at 5:15 am
sami salaku urang majalengka dan sebagai pelaku didunia penerbangan indonesia ( sebagai atc ), aku sangat mendukung sekali. satuju banget lah. sok geura buru atuh.
By: lukman on August 9, 2007
at 3:06 am
Aaah lila teuing, wacana deui wacana deui. Borokokok.
By: Ucup on February 20, 2008
at 6:27 am
saya sebagai putra asli Majalengka mendukung 100% pembangunan bandara internasional di majalengka.Tentunya dengan adanya pembangunan ini masyarakat majalengka berpeluang besar meraih kesejahtraan yang lebih baik, karena udah pasti akan banyak lowongan pekerjaan yang tersedia. Pesan buat masyarakat Majalengka khususnya anak_anak muda jadikanlah hal ini sebagai kesempatan untuk berpeluang usaha dan jangan sampai orang lain menjajah kesempatan ini. terimakasih…….
By: DANDRI on June 2, 2008
at 11:02 am
sahidarifin_btm@yahoo.com : saya warga batam-keturunan cinambo majalengka, mendukung pembangunan bandara di kertajati. semoga terlaksana dan majalengka segera “terbang menuju kesuksesan” dan menjadi kota metropolitan yang agamis
amin
By: sahid arifin on December 5, 2008
at 9:09 am
dengan dibangunnya bandara, semoga cita-cita kyai Mahfud Shidiq warga Sukamulya, terkabulkan. karena beliau mengajak saya ingin menetap di sana dan membangun mazlis dzikir TQN di Sadarehe (pondok)gunung Ciremai,
amin
By: sahid arifin on December 5, 2008
at 10:11 am
ya baguslah mudah2an bs cpt2 beroperasi biar q nyari kerjax diapo mjl ja teu ti soetta coz dkt dg kampuang hal n tmn2 lama eunk…. ( amin )
By: nda on January 2, 2009
at 6:26 am
Teu hararayang ngadukung bandara,warga sukamulya toh pati jiwa raga píkeun nolak bijb. BIJB Fu*k…
By: Mbang on March 1, 2009
at 6:35 pm
Saya tida setuju,saya sebagai warga kertajati pasti rumah saya di gusur lalu saya tinggal dimana,memang sih pembangunan itu membuat dampak positif bagi masyarakat majalengka lainya,tapi pikir kanlah warga kecil seperti saya ini.
By: Toha on May 29, 2009
at 1:17 am